PENDIIKAN PERSPEKTIF LELUHUR BANGSA
Moh Kholil, Waka Kurikulum LPI Miftahul Ulum 2 Tobai Barat Sokobanah Sampang. Di tengah gempuran era digital dan modernisasi global, bangsa Indonesia tak boleh melupakan akar budayanya terutama dalam hal pendidikan. Jika hari ini pendidikan kerap diukur lewat standar internasional, nilai akademik, atau peringkat sekolah, maka para leluhur bangsa justru menempatkan pendidikan sebagai jalan untuk membentuk manusia seutuhnya: berilmu, berbudi, dan berakar pada tanah airnya. Dalam perspektif leluhur, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan laku hidup yang membentuk karakter, kearifan, dan kesadaran akan harmoni dengan sesama dan alam. Di berbagai penjuru Nusantara, kita dapat menemukan jejak pendidikan berbasis nilai, bukan sekadar angka. Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional, menanamkan filosofi “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani” sebagai panduan mendidik yang tetap relevan hingga kini. Para leluhur kita meyaki...